Rumored Buzz on Musim Kemarau

Wiki Article

Kami bertujuan untuk memberdayakan petualang dan penjelajah sehari-hari untuk menemukan jalan baru dan tetap terarah ke mana pun hidup membawa mereka.

Namun, BMKG tetap mengingatkan bahwa “stabil” bukan berarti tanpa risiko. Variasi cuaca lokal dan ekstrem jangka pendek masih bisa terjadi, terutama di wilayah rawan bencana.

Mulai gunakan alat cuaca kami hari ini dan rasakan manfaat informasi cuaca yang akurat dan waktu nyata.

Tetap terinformasi, tetap siap, dan manfaatkan hari Anda sebaik-baiknya dengan pembaruan cuaca waktu nyata kami. Baik Anda memeriksa cuaca untuk rutinitas harian atau merencanakan acara khusus, alat kami memastikan Anda tidak akan pernah terkejut oleh perubahan cuaca yang tidak terduga.

“Meskipun bibit siklon tropis 96S telah melemah, saat ini muncul bibit siklon tropis 97S yang meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat,” terangnya.

Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini juga memerlukan persiapan ekstra dalam beraktivitas sehari-hari.

Kekurangan air bersih merupakan salah satu masalah yang sangat umum terjadi saat kemarau berkepanjangan. Persiapan seperti hemat menggunakan air sangat perlu dilakukan.

Dwikorita mengimbau di sektor pertanian, dapat, menyesuaikan jadwal tanam di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau lebih awal maupun lebih lambat, memilih varietas tahan kekeringan, serta mengoptimalkan pengelolaan air di daerah dengan musim kemarau lebih kering dari regular.

BMKG menekankan bahwa pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada cuaca, tetapi juga pada pengelolaan lahan dan respons cepat di lapangan.

Musim kemarau adalah salah satu dari dua musim utama yang terjadi di Indonesia, selain musim hujan. Musim ini ditandai dengan berkurangnya curah hujan secara signifikan dalam periode waktu tertentu.

BMKG menilai kondisi iklim netral tersebut berpotensi mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

BMKG juga memperkirakan bahwa durasi musim kemarau 2025 bisa lebih pendek di sejumlah daerah seperti Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian wilayah Sulawesi. Hal ini disebabkan oleh datangnya kemarau yang lebih lambat dan potensi musim hujan yang tiba lebih awal dari biasanya. 

BMKG mengimbau agar masyarakat Cuaca Hari Ini tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti angin kencang atau kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang masih mungkin terjadi meski curah hujan belum sepenuhnya hilang.

Ia menyebut selama Februari secara umum wilayah Indonesia masih berpeluang hujan kategori rendah-menengah. Tetapi ada Cuaca Hari Ini pula sebagian wilayah kategori curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di periode tersebut.

Kondisi ini berbeda Cuaca Hari Ini dengan beberapa tahun sebelumnya ketika sejumlah wilayah sempat mengalami kekeringan meteorologis berkepanjangan.

Report this wiki page